yah....di undang ngopi gratis koq ngabur,,,alamak jang,,macam mana kau ini...
gw konsen, di robusta ( kopi bengkulu ). arabica bengkulu jelek,,
green bean,,?haaa (grade terakhir tu) maksud lo biji basah,, wah itu,,mending lo langsung ke rejang lebong bengkulu aja... kalau biji basah,,patokannya kisaran 2000-4000,,gw ngg main biji basah. tapi ada temen kalau mau,,, (partai besar om, ribet)
lagian green bean,,dibuang kaliiii....itu belum mateng,,, yang bagus itu yang merah,,,
kalau arabica,,aceh / mandailing / toraja ,, banyak koq..(kalo mo jelas banget,,gw ada temen di kopi ireng bandung, (karneli sadikin) dia barista sana,dan,ownernya,,,orangnya baik koq,,
lo tanya-2 ama dia aja.. kali aja bisa jadi barista juga lo,,,
klo gw mau konsen di robusta dulu bos,,
gan, maksudnya green bean itu istilah dalam bahasa inggris. kalo dalam pemain kopi sih artinya ya kopi biji mentah yang siap digoreng..kalo soal merah itu, itu berarti buahnya,gan..kata lainnya berry-nya...
ntar kalo ane ada keluar kota boleh mampir ke lapak agan? cafe ya,gan?
kalo menurut saya, kita tidak perlu menganggap satu kopi itu superior, terutama dengan daerahnya. karena kopi ada banyak originnya. Beda asal kopi, beda pula karakteristik kopinya. Dan karakteristik tersebutlah yang akhirnya mempengaruhi selera seseorang. Ada yang menyukai aroma earthy kopi robusta sumtarera, ada yang suka acidity tinggi kopi arabica.
Menurut saya kopi tidak ada yang jelek, kecuali kalo kopi tersebut memang cacat bijinya (defect), salah proses pemisahan bijinya, salah dalam proses penyimpanan, salah dalam proses roastingnya.