Espresso biasanya di target waktu dan takaran.
Untuk single, waktu 25 - 30 detik dapat 30 ml atau 1 oz +- 5 ml. Klo double, waktu 25 - 30 detik dapat 60 ml atau 2 oz +- 5 ml. Beberapa orang malah lebih strict, dia nggak mau kasih toleransi jumlah air yg keluar, yaitu tetep 30 ml untuk single dan 60 ml untuk double.
Untuk takaran kopi, biasanya orang2 menggunakan +- 7 gram untuk single dan +-14 gram untuk double. Beberapa orang malah overdose takaran untuk double menjadi +- 17 gram (asal basketnya memungkinkan)
Kenapa single dan double mempunyai waktu yg sama tapi hasil berbeda? Ada beberapa hal yg mempengaruhi gan
- Bentuk basket single dan double berbeda
- Single basket biasanya berukuran lebih kecil dan paling susah dikendalikan. Kadang butuh grind lebih alus dan tamping lebih keras. Jangan kaget kalau settingan grinder bisa mendekati ato malah sama dengan settingan untuk ristretto
Sebagian lagi menggunakan teknik mencari blonding point. Espresso yg baik, warna ndak boleh sampai blond ketika melakukan extraction, karena saat espresso berwarna blonde, kopi sudah mulai terasa pahit (overextracted). Biasanya portafilternya menggunakan portafilter bottomless, alias ndak ada bagian bawahnya.
Cuman cuap2 newbie. Klo ada yg salah mohon dikoreksi ya gan
