lanangjalang
Newbie
Points: 0
Posts: 5
sendiri... semesta...
|
 |
« Reply #40 on: 30 June 2011, 13:00:08 WIB » |
|
terlepas dari tanah mana asalnya, kopi arabika di lidah saya memang punya lapisan rasa asam (acid) di langit2 tengah dan pangkal lidah tapi aftertastenya tidak pahit, beda dengan kopi robusta yang menonjolkan rasa gurih (nutty?) di pangkal lidah sampai langit2 tengah, tapi aftertastenya rata2 memang pahit terlepas gimana roastingnya soal aroma, kopi arabika di hidung saya ada lapisan tipis aroma dark chocolatte (sample saya kopi arabika bali organik), saat saya seduh dengan non gula, rasa kopi arabika lebih cepat menipis dan melamat lalu hilang setelah disesap beda dengan robusta yang kadang masih nempel di lidah atas dan langit2.... bila dipadu dengan tembakau Sampoerna (varian merek apapun), di lidah saya kopi arabika (bali organik) dengan sedikit hints dark chocolatte sangat maknyosh (diseduh pake teknik mudcoffee saja, pake air mendidih yg terus dipanaskan 3-4 menit setelah titik didih, perbandingan kopi:gulanya -> 1:1,5, pakai gelas kecil yg biasa dipake menyajikan telor 1/2 mateng).... sekian impresi saya, salam seduh selalu... 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
syaefulbahri
Newbie
Points: 0
Posts: 4
|
 |
« Reply #41 on: 01 August 2011, 10:13:03 WIB » |
|
Terima kasih juragan2 atas infonya, jadi semakin mengenal kopi nih.. Saya salah seorang penggemar kopi arabika, salam kenal. Satu hal yang paling menonjol dari kopi arabika dibandingkan robusta adalah aromanya. itulah alasan saya memilih arabika dibandingkan robusta.
|
|
|
|
|
Logged
|
http://secangkirkopitubruk.wordpress.com/
|
|
|
bawaleksana
Newbie
Points: 0
Posts: 2
|
 |
« Reply #42 on: 14 August 2011, 22:14:06 WIB » |
|
saya pribadi lebih senang dengan kopi arabica.. dari aroma dan rasa sangat cocok dengan saya, untuk robusta, kalau saya minum dengan keadan perut kosong terasa perih di perut namun hal ini tidak dengan bila saya meminum kopi arabica
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
ucilliano
Newbie
Points: 0
Posts: 2
|
 |
« Reply #43 on: 18 October 2011, 11:50:40 WIB » |
|
kalo saya milih robusta karena masalah selera.,.namun terkadang saya blend antara arabica 30% dan robusta 70%.
Benar bahwa kandungan kafein robusta lebih tinggi daripada arabica, jumlah sekitar 2x lipat kandungan arabica.
Robusta banyak dijadikan kopi Instant? Tidak benar. Baik kopi robusta dan arabica bisa dijadikan kopi instant. Namun karena kopi arabica lebih banyak dikonsumsi di dunia karena itulah kopi arabica lebih banyak dijadikan instant, namun kebanyakan produsen kopi instant telah melakukan blending terlebih dahulu. Saya katakan di dunia tidak berarti Indonesia adalah pengkonsumsi Arabica. Hampir 90% orang Indonesia yang pengopi mengkonsumsi kopi Robusta. Orang-orang di luar negeri terutama bule lebih menyukai kopi Arabica.
Perbedaan kopi Arabica dan Robusta. - Fragrance (wangi kopi sebelum diseduh) Arabica cenderung mengeluarkan wangi seperti rempah herbal dan floral (wangi rempah dan floral adalah tipikal untuk kopi arabica dari Jawa dan Aceh, saya tidak menyebutkan kopi Arabica dari luar negeri karena saya belum pernah mencoba, aroma arabica dari luar negeri bahkan juga bisa mengeluarkan wangi seperti berry, nutty, dll selain wangi herbal dan floral tersebut). Fragrance Robusta cenderung mengeluarkan wangi seperti chocolate, woody (kayu) atau earthy (bau tanah tipikal kopi sumatera). Jadi bisa dikatakan arabica lebih wangi daripada robusta. - Acidity (keasaman) arabica lebih tinggi daripada robusta. karena faktor inilah orang indonesia kurang menyukai arabica.. - Body / Mouthfeel Arabica lebih rendah daripada Robusta. Saya ngga tau gimana jelasin body itu, tapi yang jelas lidah saya bisa membedakannya. Body inilah yang membuat Robusta disukai pengopi Indonesia, bahkan Nescafe Indonesia pada produknya turut mencampurkan robusta pada produk mereka karena kebiasaan lidah Indonesia. Nescafe di luar negeri 100% arabica kecuali pada produk tertentu yang telah dicantumkan informasi blendingnya, selain itu Robusta juga dibutuhkan oleh cafe-cafe atau pengolah kopi untuk dijadikan campuran pada produk mereka. - Bitterness (tingkat kepahitan) Robusta lebih pahit dibandingkan arabica. Namun terkadang bitterness juga dipengaruhi oleh faktor tingkat kematangan hasil goreng. Akan tetapi bila digoreng pada tingkat kematangan yang sama, tetap saja robusta lebih pahit daripada arabica. - Perbedaan arabica dan robusta saya bantu jelaskan dari sisi konsumsi-nya, sebenarnya masih banyak perbedaan kopi arabica dan robusta yang bisa dijabarkan seperti perbedaan bentuk fisik dan karakteristik pohon, ketinggian penanaman pohon kopi, bentuk fisik biji, tingkat kematangan dalam penyangraian, hingga proses pemisahan biji dari buahnya.
Tidak benar kalo membedain arabica dan robusta itu susah. Jika dilakukan blind test saya dapat membedakan arabica dan robusta, bahkan bila diblend sekalipun. rahasianya? berlatih. Belilah produk kopi arabica dan robusta, seduhlah bersama-sama, jangan dikasih gula lalu seruputlah..rasakan bedanya..anda akan bisa membedakannya.
nah guw setuju nech ma yg satu ini.. siapa bilang robusta lebih jelek dri arabika.. semua kopi itu baik.. dulu kita pengekspor robusta no 3 dunia tapi sekarang udah kalah sama vietnam.. hehhehe.. arabika atau robusta sama2 baik.. cuma paling kalo yg punya masalah sama kafein better jgn konsumsi robusta.. klo gak jantungnya cenat cenut kaya smash hahahahhaha..
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
Jhey
Newbie
Points: 0
Posts: 4
|
 |
« Reply #44 on: 18 October 2011, 17:34:58 WIB » |
|
saya sendiri masih belum pengalaman tentang bagaimana membedakan masing2 rasa kopi, mklumlah baru pemula,... tpi terima kasih atas info'a, ... 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
maas4
Newbie
Points: 0
Posts: 44
|
 |
« Reply #45 on: 19 October 2011, 10:32:12 WIB » |
|
klo bwat d indo robusta lebih ramai, slain harga nya murah pahit nya lebih tajam dr arabika
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
rasyid
Newbie
Points: 0
Posts: 3
|
 |
« Reply #46 on: 22 October 2011, 10:17:44 WIB » |
|
Alhamdulillah...
Dari membaca pengalaman teman2 semua, saya jadi ngerti perbedaan Robusta dengan Arabica.
Terimakasih.
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
Harry Namara
Newbie
Points: 0
Posts: 5
|
 |
« Reply #47 on: 26 October 2011, 09:07:47 WIB » |
|
kalo saya milih robusta karena masalah selera.,.namun terkadang saya blend antara arabica 30% dan robusta 70%.
Benar bahwa kandungan kafein robusta lebih tinggi daripada arabica, jumlah sekitar 2x lipat kandungan arabica.
Robusta banyak dijadikan kopi Instant? Tidak benar. Baik kopi robusta dan arabica bisa dijadikan kopi instant. Namun karena kopi arabica lebih banyak dikonsumsi di dunia karena itulah kopi arabica lebih banyak dijadikan instant, namun kebanyakan produsen kopi instant telah melakukan blending terlebih dahulu. Saya katakan di dunia tidak berarti Indonesia adalah pengkonsumsi Arabica. Hampir 90% orang Indonesia yang pengopi mengkonsumsi kopi Robusta. Orang-orang di luar negeri terutama bule lebih menyukai kopi Arabica.
Perbedaan kopi Arabica dan Robusta. - Fragrance (wangi kopi sebelum diseduh) Arabica cenderung mengeluarkan wangi seperti rempah herbal dan floral (wangi rempah dan floral adalah tipikal untuk kopi arabica dari Jawa dan Aceh, saya tidak menyebutkan kopi Arabica dari luar negeri karena saya belum pernah mencoba, aroma arabica dari luar negeri bahkan juga bisa mengeluarkan wangi seperti berry, nutty, dll selain wangi herbal dan floral tersebut). Fragrance Robusta cenderung mengeluarkan wangi seperti chocolate, woody (kayu) atau earthy (bau tanah tipikal kopi sumatera). Jadi bisa dikatakan arabica lebih wangi daripada robusta. - Acidity (keasaman) arabica lebih tinggi daripada robusta. karena faktor inilah orang indonesia kurang menyukai arabica.. - Body / Mouthfeel Arabica lebih rendah daripada Robusta. Saya ngga tau gimana jelasin body itu, tapi yang jelas lidah saya bisa membedakannya. Body inilah yang membuat Robusta disukai pengopi Indonesia, bahkan Nescafe Indonesia pada produknya turut mencampurkan robusta pada produk mereka karena kebiasaan lidah Indonesia. Nescafe di luar negeri 100% arabica kecuali pada produk tertentu yang telah dicantumkan informasi blendingnya, selain itu Robusta juga dibutuhkan oleh cafe-cafe atau pengolah kopi untuk dijadikan campuran pada produk mereka. - Bitterness (tingkat kepahitan) Robusta lebih pahit dibandingkan arabica. Namun terkadang bitterness juga dipengaruhi oleh faktor tingkat kematangan hasil goreng. Akan tetapi bila digoreng pada tingkat kematangan yang sama, tetap saja robusta lebih pahit daripada arabica. - Perbedaan arabica dan robusta saya bantu jelaskan dari sisi konsumsi-nya, sebenarnya masih banyak perbedaan kopi arabica dan robusta yang bisa dijabarkan seperti perbedaan bentuk fisik dan karakteristik pohon, ketinggian penanaman pohon kopi, bentuk fisik biji, tingkat kematangan dalam penyangraian, hingga proses pemisahan biji dari buahnya.
Tidak benar kalo membedain arabica dan robusta itu susah. Jika dilakukan blind test saya dapat membedakan arabica dan robusta, bahkan bila diblend sekalipun. rahasianya? berlatih. Belilah produk kopi arabica dan robusta, seduhlah bersama-sama, jangan dikasih gula lalu seruputlah..rasakan bedanya..anda akan bisa membedakannya.
Ijin link ke blog ane gan...
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
eris
Newbie
Points: 0
Posts: 4
|
 |
« Reply #48 on: 16 November 2011, 16:10:50 WIB » |
|
arabica dan robusta itu dua karakteristik coffee yg berbeda dari banyak sisi.
1. bentuk biji kopi robusta umumnya bulat dengan garis tengah lurus, sedangkan biji kopi arabica itu oval. 2. kadar kafein robusta lebih tinggi 2 - 4%, sedangkan arabica 1.7 - 2% 3. robusta tumbuh didataran rendah, arabica tumbuh didataran tinggi 4. kualitas coffee robusta lebih rendah dibandingkan arabica 5. robusta umumnya dipakai utk coffee instan, sedangkan arabica lebih nikmat di minum black coffee
yg biasa minum robusta, kalau dikasih coffee arabica pasti bilang ngga enak.....begitupun sebaliknya. semuanya emang perlu penyesuaian dulu.....
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
rhebay
Newbie
Points: 0
Posts: 3
|
 |
« Reply #49 on: 18 November 2011, 02:09:48 WIB » |
|
ngeliat pertanyaan ini membuat gue mau sharing info gan, maaf telat banget soale baru gabung di sini, memang benar semua balik lagi ke selera masing2. perbedaan dari arabica dan robusta adalah : Arabica : Robusta Fragrance : rempah2 atau floral Chocolate, woody,earth or land Acidity : Strong Low Body/mounthfeelnya : low Strong Bitterness : low Strong
untuk mengujinya silahkan membuat kopi arabika dan rubusta di gelas yg berbeda dengan tanpa gula, maka perbedaanya jelas sekali. Dan gue kurang setuju jika robusta untuk kopi instant, menurut gue kopi robusta jika di blend dengan kopi arabica, untuk mengurangi acidity dari arabica yg terlalu kuat, hal ini di lakukan karena konsumen di indonesia tidak terlalu suka dengan tingat acidity yg strong, untuk mengurangi dan memenuhi keinginan para pencinta kopi di indonesia maka di campur dengan robusta, sesuai kebutuhan.
secara pribadi gue lebih suka robusta karena setelah minum kopi ini tidak meninggalkan rasa asam di mulut maupun di air liur. dan meninggalkan mounthfeel yg nikmat dan efek yg lebih active dan fresh.
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|